Kemenag Gandeng ESQ, Perbaiki Budaya Kerja

Kemenag Gandeng ESQ, Perbaiki Budaya Kerja

AMBON- Guna memperbaiki budaya kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tertuang dalam lima budaya kerja, Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) menggandeng ESQ Leadership Centre untuk melakukan kerja sama dalam bentuk pelaksanaan training dan workshop, yang akan membantu merumuskan nilai moral apa yang harus dibangun Kemenag, yang kemudian dilanjutkan dengan pemetaan dan langkah perbaikan.

Dimana, moral suatu institusi atau lembaga dapat diukur dengan sejumlah instrumen. Jika sakit, maka ESQ juga telah memiliki formulasi untuk memperbaiki moral tersebut. Demikian disampaikan Direktur Humas ESQ, Hasanudin Toyip dalam pembukaan workshop yang melibatkan 100 pejabat eselon III dan IV di lingkup Kemenag Maluku.

Dikatakan, Kemenag sedang melakukan pembekalan aparaturnya menuju integritas, profesionalitas, inovasi, tanggungjawab dan keteladanan, dan Ini merupakan nilai dan tujuan inti dari yang akan dicapai.

Program kerja ESQ dan Kemenag sekaligus untuk meningkatkan semangat profesionalitas pegawai Kemenag.

Bahkan, kerja sama ini merupkan kelanjutan dari pemerintah sebelumnya, namun hal tersebut baru bisa dilaksanakan di era pemerintahan baru.

“Jadi sejak Desember tahun lalu, kami rumuskan agar ada perubahan yang lebih baik di Kemenag. Ini juga meneruskan semangat program Lima Budaya Kerja,” ujar Toyip.

Sementera itu, Kakanwil Kemenag Maluku Fesal Musaad dalam sambutan pembukaan mengatakan, program ini dilakukan untuk meningkatkan semangat profesionalitas pegawai Kemenag. Sebab, kata dia, masih banyak ditemukan administrasi dan kinerja pegawai yang tidak tertib.

“Masih ada temuan tingkat kehadiran pegawai yang tidak tertib. Mereka datang telat dan pulang lebih awal. Selain itu juga ada laporan-laporan keuangan yang tidak diselesaikan tepat waktu,” ungkapnya.

Menurutnya, revolusi mental ini perlu bahan bakar penting yang berisi tiga kompetensi, yaitu skill and knowledge, attitude dan penanaman nilai kepemimpinan dengan keteladanan, sehingga hal itu harus menjadi tolak ukur satu pimpinan satker.

Untuk itu kegiatan workshop yang dilakukan bersama tim ESQ dapat merumuskan nilai yang sama tersebut.
Sebagai partner, ESQ akan membantu merumuskan nilai moral apa yang akan dibangun Kemenag yang nantinya dilanjutkan dengan pemetaan dan langkah perbaikan.

“Budaya kerja tak lepas dari sistem yang dibangun. Bila sistem yang dibangun baik dan dapat dijalankan sebagaimana mestinya, maka akan membentuk karakter seseorang menjadi baik pula,” kata Musaad (SM-10)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: